Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018

Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018 adalah Syarat Terbaru dalam Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018. Syarat dan Mekanisme Pengajuan NUPTK Baru Tahun 2017/2018 berikut ini berisi Syarat dan Ketentuan Penerbitan NUPTK 2017/2018 hingga Proses Cara Penerbitan NUPTK Terbaru.
Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018

Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018

RPP dan Silabus - Syarat Terbaru dalam Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018 Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau yang disingkat NUPTK adalah sebuah Nomor Induk untuk seorang Guru atau Tenaga Kependidikan disingkat GTK yang akan diberikan kepada seluruh GTK baik itu PNS maupun Non-PNS yang telah memenuhi persyaratan dan ketentuan sesuai dengan surat Direktur Jenderal GTK.

Syarat dan Mekanisme Pengajuan NUPTK Baru Tahun 2017/2018 - NUPTK bersifat tetap tetap dan unik serta terdiri dari 16 angka yang tidak akan pernah berubah walaupun yang pemilik nomor sudah melakukan pemindahan tempat mengajar. Selain itu perubahan NUPTK juga tidak berpengaruh terhadap perubahan riwayat status kepegawaian atatupun terjadi perubahan data lainnya.

Syarat dan Ketentuan Penerbitan NUPTK 2017/2018 - Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan tersebut akan berfungsi sebagai Nomor Identitas seorang GTK yang resmi, baik untuk untuk keperluan identifikasi maupun dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan. Pemberian NUPTK ini adalah dalam rangka peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan yang lebih baik.

Beberapa Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018 hingga Proses Cara Penerbitan NUPTK Terbaru adalah sebagai berikut :

1. Data Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) disinkron dari Dapodik ke Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK).

2. Kemudian dilakukan proses verifikasi dan validasi (verval) oleh PDSPK untuk memastikan kelengkapan dan kebenaran data. Untuk data GTK yang valid akan masuk ke dalam arsip referensi. Untuk data GTK yang belum memiliki NUPTK maka akan masuk kandidat penerima NUPTK, dan akan dijadikan calon penerima NUPTK berdasarkan analisis kebutuhan guru (simrasio). Untuk data GTK yang invalid maka akan dilakukan validasi.

3. Operator Sekolah memeriksa data GTK yang sudah masuk daftar calon penerima NUPTK melalui aplikasi Verval GTK. Kemudian, Operator Sekolah memberitahukan kepada GTK untuk melengkapi dokumen Persyaratan Calon Penerima (penerbitan) NUPTK sesuai Surat Edaran Ditjen GTK nomor 14652/B.82/PR/2015, diantaranya:

a. KTP,

b. SK PNS/CPNS dan SK Penugasan dari Dinas Pendidikan setempat (untuk GTK PNS/CPNS) atau SK Pengangkatan Guru Tetap Yayasan (GTY) minimal 2 tahun secara terus menerus sampai dengan bulan Januari 2016 tidak berlaku surut (untuk GTK non PNS yang mengajar di Sekolah Swasta) atau SK Pengangkatan Bupati/Walikota/Gubernur (untuk GTK Non PNS yang mengajar di Sekolah Negeri),

c. Ijazah dari SD, SMP, SMA/SMK, S1/D4.

d. Operator Sekolah men-scan dan meng-upload dokumen persyaratan (scan dokumen asli dan berwarna, bukan fotocopy atau legalisir) tersebut melalui aplikasi Verval GTK.

5. Operator Dirjen GTK melakukan verval data calon penerima NUPTK dan dilakukan analisis kebutuhan guru (simrasio). Jika valid dan memenuhi persyaratan maka selanjutnya data tersebut di-approve. Jika tidak valid dan ditolak maka diberikan alasannya.

6. Operator PDSPK menerbitkan NUPTK berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh Operator Ditjen GTK

Download Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018

Selengkapnya tentang Penjelasan Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018 Dari kemendikbud di atas dapat bapak dan ibu Guru Download melalui tautan di bawah

Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018 [ download ]
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Persyaratan dan Mekanisme Penerbitan NUPTK Tahun 2017/2018"

Post a Comment